
Jakarta, dnastay Indonesia
—
Pemerintah menggelontorkan
anggaran
sebesar Rp32,9 triliun dalam
RAPBN 2027
untuk penyelenggaraan dan pembangunan gedung permanen
Sekolah Rakyat
.
Sekolah Rakyat dibentuk pemerintah untuk masyarakat miskin dan miskin ekstrem yang dibentuk berdasarkan Inpres Nomor 8 Tahun 2025.
Program ini dirancang sebagai sekolah berasrama yang menyediakan layanan pendidikan, pengasuhan, pemenuhan gizi, layanan kesehatan, pembinaan karakter, pendampingan psikososial, serta pengembangan keterampilan secara terpadu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pada tahun 2027, Pemerintah akan melanjutkan penyelenggaraan sekolah rakyat dengan berencana mengalokasikan Rp32.902,3 miliar,” tulis Buku II Nota Keuangan, Selasa (18/7).
Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp18,17 triliun untuk melanjutkan revitalisasi sekolah dan madrasah. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan 2026 yang sebesar Rp14,56 triliun untuk revitalisasi sekolah dan Rp2,5 triliun untuk revitalisasi madrasah.
Revitalisasi sekolah dan madrasah merupakan salah satu dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diluncurkan oleh Presiden. Program ini bertujuan untuk mempercepat perbaikan sarana dan prasarana pendidikan yang dalam kondisi rusak di seluruh Indonesia.
“Hal ini dilakukan mengingat keberadaan sarana dan prasarana merupakan penunjang penting dalam proses pembelajaran,” tulis buku Nota.
Pada 2027, pemerintah juga mengalokasikan Rp2,67 triliun untuk Sekolah Unggul Garuda melalui Kemdiktisaintek yang akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan.
[Gambas:Video dnastay]
(ldy/sfr)
Baca lagi: Program Pemutihan Pajak Kendaraan di 5 Provinsi Rampung Agustus 2026
Baca lagi: Indonesia & 7 Negara Arab Kecam Israel Imbas Tolak Road Map BoP Gaza
Baca lagi: Tiket Konser King Nassar Mulai dari Rp350 Ribu, Dijual 28 Agustus 2026



2 Responses
genting138 pusat game online terbaru dan terpercaya
Jembatan TNI
Jembatan Merah Putih
Korem 051
benrieyadin sjamsoeddin
Jembatan Gantung
Jembatan Bekasi