
Jakarta, dnastay Indonesia
—
Menteri Keuangan (Menkeu)
Purbaya
Yudhi Sadewa mengungkap Kementerian Keuangan (
Kemenkeu
) telah mengidentifikasi sejumlah daerah yang mengalami kesulitan keuangan.
Pemetaan tersebut dilakukan dengan melihat kondisi keuangan daerah, termasuk posisi uang pemerintah daerah di perbankan dan pemanfaatannya.
“Kita memang periksa daerah-daerah mana aja yang enggak punya duit. Kita lihat uang mereka di bank seperti apa, dipakai apa enggak,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (21/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Purbaya mengatakan pemerintah juga telah merumuskan besaran tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk sejumlah daerah yang dinilai membutuhkan dukungan fiskal.
Namun, ia belum dapat mengungkapkan besaran maupun daftar daerah yang akan menerima tambahan TKD tersebut.
Menurut Purbaya, rencana tersebut masih harus mendapatkan persetujuan Presiden Prabowo Subianto.
Kemenkeu juga perlu berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan daerah yang diusulkan memang membutuhkan tambahan dana dari pemerintah pusat.
“Sekarang sih kita udah punya angka tertentu, tapi belum kita bisa umumkan karena saya mesti dapat izin dari Bapak Presiden dan juga komunikasi nanti dengan Kementerian Dalam Negeri betul enggak yang kita propose itu (nama-nama daerah). Belum bisa saya beritahu sekarang,” ujar Purbaya.
Saat rapat antara Kemenkeu bersama Komisi XI DPR RI pada 15 Juli 2026, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pihaknya sedang memetakan kondisi keuangan daerah di seluruh Indonesia secara satu per satu.
Ia mengatakan pemerintah tengah memproses rencana penambahan TKD bagi daerah tertentu. Penyaluran tambahan akan dilakukan secara selektif.
“Kita berharap nanti ketika kita melakukan ini, celah fiskal dan yang lainnya tetap menjadi perhatian. Jadi, semoga kita bisa melakukan dengan baik,” ujar Suahasil.
Pada tahun ini, jumlah alokasi TKD sebesar Rp692,99 triliun menurun sekitar 24 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu Rp 919,9 triliun.
[Gambas:Video dnastay]
(dhz/sfr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Daftar Harga Samsung Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 di Indonesia
Baca lagi: DPR: Pelibatan TNI-Polri Jangan Buat Wajib Pajak Merasa Diteror
Baca lagi: Kebakaran Hutan Lahap 500 Hektare Lahan di Prancis dan Terus Meluas




6 Responses
Ulasan komprehensif yang ngebantu banget memperluas wawasan saya seputar topik ini. Makasih admin. Sekadar berbagi info tambahan, ada bahasan pelengkap yang lumayan oke di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320419732_htm
Penulisannya rapi dan penjelasannya terstruktur dengan baik dari awal sampai akhir. Keren abis! Kemarin saya juga sempet mampir ke laman https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297247681_htm yang mengulas hal serupa.
Penjelasan di artikel ini benar-benar ngebuka wawasan baru buat saya, bahasannya rapi dan gampang diikuti. Kebetulan saya juga nemu info tambahan yang selaras di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320084699_htm sebagai bahan bacaan extra.
Bahasannya sangat berbobot dan terstruktur dengan baik dari awal sampai akhir. Sukses terus untuk blognya! Kebetulan kemarin sempat baca ulasan sejenis yang detail di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297320729_htm
Terima kasih banyak atas ilmunya admin, penjelasannya bener-bener daging semua. Oh ya, sekadar berbagi sumber referensi lain yang relevan, tautan https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297033579_htm ini layak dikunjungi.
Penjelasannya rapi banget dan gampang dicerna bahkan buat orang awam sekalipun. Top cer min! Jangan lupa mampir juga untuk baca info seru dari mister138 login.