Prabowo Sebut Negara Hemat Rp73 T Jika Bangun PLTS 100 GW

Jakarta, dnastay Indonesia

Presiden

Prabowo Subianto

mengatakan Indonesia bisa hemat hingga Rp73 triliun dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (

PLTS

) berkapasitas 100 Giga Watt (GW). Pasalnya, biayanya lebih murah dibandingkan dengan pembangkit lainnya.

Menurut Prabowo, PLTS yang dibangun akan menggantikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto) telah menghitung, dengan PLTS 100 Giga Watt, negara akan hemat setidaknya Rp73,9 triliun setiap tahun dari penurunan biaya pokok produksi listrik kita,” ujar Prabowo dalam Pidato Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di Rapat Paripurna, Jumat (14/8).

Tahun ini, pemerintah menargetkan untuk menutup pembangkit listrik tenaga diesel berkapasitas 13 giga watt (GW) dan digantikan dengan PLTS.

“Tahun ini, kita akan bangun 30 Giga Watt pembangkit listrik tenaga surya dan hentikan 13 Giga Watt pembangkit listrik tenaga diesel,” ujar Prabowo.

Pemerintah berencana membangun PLTS sebesar 1 mega watt (MW) di desa-desa yang saat ini masih sulit mengakses listrik atau yang masih menggunakan PLTD.

“Dengan PLTS kita juga bisa bangun kemandirian energi kita. Idealnya, setiap desa ada PLTS 1 Mega Watt. Kalau desa itu mau siapkan lahan kita bisa yakinkan mereka bisa dapat PLTS 1 MW 1 desa,” pungkasnya.

[Gambas:Video dnastay]

(ldy/sfr)

Baca lagi: Jas Double-breasted Disebut Jadi Cara Prabowo Tegaskan Posisi RI

Baca lagi: Nicholas Hoult Jadi Gilderoy Lockhart di Harry Potter Season 2

Baca lagi: FOTO: Intip Persiapan Humanoid Jelang Olimpiade Robot Beijing 2026

4 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: