
Jakarta, dnastay Indonesia
—
Presiden
Prabowo Subianto
mengatakan Quick Response Code Indonesian Standard (
QRIS
) berpeluang segera terhubung dengan sistem pembayaran digital
India
setelah kedua negara mencatat kemajuan dalam pembahasan skema pembayaran lintas batas berbasis kode QR.
“Guna memperkuat kerja sama sektor keuangan, kami menyambut baik kemajuan pembahasan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR atau
cross-border
QR payment linkage antara Indonesia dan India,” ujar Prabowo dalam pernyataan bersama usai bertemu Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7).
Prabowo mengatakan integrasi QRIS dengan sistem pembayaran India diharapkan mampu membuat transaksi lintas negara menjadi lebih mudah dan efisien, sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan kedua negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan,” ujarnya.
Apabila pembahasan tersebut rampung, masyarakat Indonesia nantinya dapat menggunakan QRIS untuk bertransaksi di India, sementara pengguna
Unified Payments Interface
(UPI) dari India juga dapat bertransaksi di Indonesia melalui sistem pembayaran yang saling terhubung.
Senada dengan Prabowo, Modi mengatakan hubungan antarmasyarakat menjadi fondasi utama kemitraan Indonesia dan India. Karena itu, ia menyambut baik rencana integrasi sistem pembayaran kedua negara.
“Kami sangat senang karena sistem pembayaran UPI milik India akan diintegrasikan dengan sistem pembayaran Indonesia,” kata Modi.
Menurut Modi, integrasi tersebut akan mempermudah aktivitas bisnis sekaligus perjalanan masyarakat kedua negara.
“Langkah ini akan mempermudah kegiatan bisnis sekaligus perjalanan masyarakat kedua negara,” ujarnya.
Selain membahas integrasi sistem pembayaran digital, kedua pemimpin juga menyepakati penguatan kerja sama di berbagai sektor lain, mulai dari teknologi, energi, kesehatan, hingga perdagangan dan investasi.
Menteri Luar Negeri Sugiono sebelumnya juga mempromosikan keberhasilan QRIS dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di New Delhi, India, pada Mei lalu.
Kala itu, Sugiono mengatakan Indonesia siap berbagi pengalaman mengembangkan QRIS sebagai sistem pembayaran digital yang inklusif.
Menurutnya, QRIS telah terhubung dengan sejumlah negara ASEAN dan mitra, sehingga dapat menjadi referensi bagi pengembangan kerja sama pembayaran digital yang lebih luas di antara negara-negara BRICS.
[Gambas:Video dnastay]
(del/sfr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: KPK Tahan Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Tersangka Gratifikasi
Baca lagi: FOTO: Argentina Mulai Panaskan Mesin Jelang Lawan Swiss



4 Responses
Terima kasih atas pembahasan yang menyenangkan untuk diikuti. Sebagai tambahan wawasan, saya juga mengunjungi [http://ibiblio.org/pub/electronic-publications/linux-doc-project/linuxfocus/English/January2001/article180.shtml](http://ibiblio.org/pub/electronic-publications/linux-doc-project/linuxfocus/English/January2001/article180.shtml).
Tulisan ini berhasil menangkap detail-detail mikro yang sering luput, lalu merangkainya menjadi gambaran makro yang utuh https://coursework.uma.ac.id/index.php/ekonomi/search
Konten yang sangat baik untuk menambah wawasan. Saya juga mengunjungi Dukungan Pelanggan Jo777.
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://kldp.org/comment/352380 yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.